Kamis, 02 Mei 2013

Shalat Berjamaah ( Di Masjid)





~*~  Shalat Berjama'ah  ~*~





Sahabat Hikmah ;

Agar HIDUP BERKUALITAS ...
Kita harus menjadikan UMUR kita lebih BERKULALITAS

Dengan melakukan IBADAH yang BERKUALITAS pula



Salah satunya adalah dengan shalat BERJAMAàH di MASJID


Mengapa demikian ?


Karena shalat fardlu sehari semalam adalah 5 kali


Kita bisa menggandakan dengan cara CERDAS,
Yaitu 1X shalat berjamaàh (Masjid) = 5 hari shalat sendiri

Karena sekali shalat berjamaàh (Masjid) pahalanya 25 derajat dibanding shalat sendiri



"Shalatnya seorang pria berjamaah, pahalanya 25 derajat dibanding sendirian di rumah atau di pasar, yang demikian itu karena jika ia berwudhu dengan sempurna,
Kemudian ia keluar rumah dengan satu tujuan shalat berjamaah di masjid,
Maka setiap langkahnya mengangkat satu derajat
Dan diampuni satu dosanya
Dan selama ia di majelis shalat tanpa hadats
Didoakan para malaikat,
"Ya Allah, ampunilah ia dan rahmatilah ia"
Dan dianggap mengerjakan shalat sepanjang menunggu waktu shalat"
(HR. Bukhari Muslim)



Bahkan rumusannya bisa berubah:

1X  Sholat JAMAàH > 5 Hari Shalat SENDIRI

Karena dalam hadits lain yang masyhur adalah lebih utama 27 derajat



Rasulullah bersabda,

"Shalat Jamaah lebih utama 27x dibanding shalat sendiri"
(HR. Bukhari Muslim dll)




Fadhilah Shalat BERJAMAàH (MASJID)

1.) Mendapat naungan Allah Subhanahu wa Taàla pada hari kiamat

Rasulullah bersabda :
"Ada 7 golongan yang akan mendapatkan naungan Allah di hari yang tidak ada naungan,
Kecuali naungan-Nya
(diantaranya)

Dan seseorang yang hatinya selalu terpaut pada masjid
(Muttafaqun Alaihi)
Berkata Imam An-Nawawi ketika menjelaskan makna hadits diatas yaitu

"Orang mempunyai rasa cinta yang dalam terhadap masjid dan kontinyu dalam melaksanakan shalat berjamaàh di dalamnya, bukan berarti selalu tinggal didalam masjid"
(Lihat syarah An Nawawi 7 : 121)




2.) Akan lebih dicintai oleh Allah

"Shalat seseorang bersama seorang lebih utama dari shalat sendiri,
Dan shalat bersama 2 orang lebih utama dari shalat bersama seorang
Semakin banyak mereka berjamaah,
Maka semakin dicintai Allah"
(HR. Ahmad, Abu Dawud)




3.) Mendapat keutamaan berjalan dan pulang ke/dari Masjid

Rasulullah bersabda:

"Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa dan mengangkat derajat ?"


Para shahabat berkata:

"Tentu, Ya Rasulullah"

Beliau bersabda,
"Dan memperbanyak langkah menuju ke masjid"
(HR. Muslim)



Pengangkatan derajat artinya kedudukan yang tinggi di Syurga
(lihat syarah An-Nawawi 3 : 141)


Rasulullah bersabda;

"Barang siapa yang menuju ke masjid untuk shalat berjamaàh,
Maka setiap langkahnya menghapuskan dosa dan ditulis padanya satu kebaikan,
Baik ketika ia pergi maupun ia kembali"
(HR. Ahmad)


Syaratnya berangkat dari rumah sudah menyempurnakan wudlu


Diriwayatkan dari Utsman bin Affan berkata,
"Saya mendengar Rasulullah bersabda:

"Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya,
Kemudian berjalan untuk melaksanakan shalat fardu bersama dengan manusia atau secara berjamaàh atau di dalam masjid, Maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya"
(HR. Muslim)




4.) Mendapat keutamaan menunggu shalat


Rasululah bersabda:

"Apabila salah seorang dari kalian duduk untuk menunggu tiba waktu shalat di masjid, Maka dia senantiasa dalam keadaan shalat selama ia tidak berhadats (dan) para malaikat akan mendo’akannya"


"Ya Allah ampunilah dia, Ya Allah rahmatilah dia"
(HR. Muslim)




5.) Mendapat keutamaan berada di shaf pertama

Rasulullah bersabda:

"Kalau seandainya manusia mengetahui apa yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama, Kemudian mereka tidak mendapatkannya, Kecuali dengan melakukan undian, Niscaya mereka akan melakukannya"
(HR. Bukhari)




6.) Mendapat keutamaan berada di shaf sebelah kanan

Diriwayatkan dari Aisyah berkata bahwa Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yg berada pada shaf sebelah kanan"
(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)


Dan adalah para shahabat menyukai untuk senantiasa berada di bagian kanan shaf,
Apabila mereka shalat dibelakang Rasulullah Al-Barà Ra. berkata:

"Kami apabila shalat dibelakang Rasulullah lebih kami sukai untuk berada disebelah kanan beliau,
Karena beliau menghadapkan wajahnya (pertama kali) kepada kami (saat salam)"
(HR. Abu Daud)




7.) Mendapatkan keutamaan mengucapkan amin bersama para malaikat

Rasulullah bersabda:

"Apabila imam mengucapkan "ghairul maghduubi àlaihim waladdhaliin"
maka katakanlah "Amin" karena barang siapa yang aminnya bertepatan dengan aminnya para malaikat, Maka akan diampuni dosanya yang telah lalu"
(HR. Bukhari)




8.) Mendapatkan pembebasan dari api neraka dan dari kemunafiqan

Rasulullah bersabda:

"Barang siapa yang shalat selama 40 hari secara berjamaàh dan selalu mendapatkan takbir pertama,
Maka ditetapkan baginya 2 pembebasan,
* Pembebasan dari api neraka
** Pembebasan dari kemunafikan"
(HR. Tirmidzi)




9.) Mendapat Penerangan dari Allah atas kegelapan akhirat

Rasulullah bersabda:

"Karuniailah mereka yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan sinar yang sempurna di hari kiamat"
(HR. Abu Dawud & Trimidzi)




10.) Mendapatkan keutamaan shalat Isya dan shalat Shubuh berjamaàh

Dalam riwayat Utsman, Rasulullah bersabda:

"Barang siapa shalat Isya dengan berjamaah, Maka ia seperti mendirikan shalat selama setengah malam Barang siapa shalat Subuh berjamaah, Maka ia laksana shalat semalam suntuk"
(HR. Muslim dll)






Hukum shalat BERJAMAàH (MASJID)


Hukum shalat Jamaàh menurut mazhab Syafiì, Fardlu kifayah,
Yaitu apabila tidak ada seorangpun yang mendirikan jamaàh dalam satu kampung,
Maka seluruh kampung mendapatakan dosa


Mazhab Hanbali bahkan mengatakan shalat jamaàh adalah fardlu ain,
Yaitu wajib bagi setiap muslim, Karena kuat dan banyaknya dalil yang memerintahkan shalat jamaàh


Mazhab Hanafi dan Maliki mengatakan shalat jamaàh selain shalat jumàh hukumnya sunnah muàkkadah (Sunnah yang mendekati wajib, sangat ditekankan)

Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda,
"Wahai umatku, Shalatlah di rumah-rumah kalian, karena yang paling utama shalat seseorang adalah di rumahnya, Kecuali shalat fardlu"
(HR. Bukhari Muslim)




Bagaimana dengan WANITA?

Sebaik-baik seorang wanita adalah shalat di rumahnya

Berdasarkan hadits :

Dan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah bersabda:

"Sebaik-baik masjid bagi kaum wanita adalah didalam rumahnya"
(HR. Ahmad)


Bagi seorang wanita yang ingin shalat di masjid untuk melakukan shalat berjamaàh diperbolehkan bagi mereka yang sudah tua dan dimakruhkan bagi yang masih muda, Karena dikhawatirkan akan adanya fitnah
Tetapi dengan syarat:
* Ada izin dari suami atau wali (jika belum nikah)

Dalilnya sabda Nabi:

"Jika isteri-isterimu meminta izin ke masjid, maka izinkanlah mereka"
(HR. Muslim, Bukhari, Ahmad, dan Ibn Hibban)

** Tidak memakai wangi-wangian, atau semisalnya yang dapat menimbulkan mafsadat bagi wanita

Sabda Nabi:

"Janganlah kamu melarang wanita-wanita hamba Allah pergi ke masjid Allah,
Tapi hendaklah mereka keluar tanpa wangi-wangian"
(HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Darimi, dan Baihaqi)


Mana yang lebih utama bagi wanita ?
Sholat di masjid atau di rumah?



Ada dua pendapat:

> Yang lebih utama sholat di rumah, baik sholat sendiri (munfarid) atau sholat jamaah

Ini pendapat Ibnu Qudamah (Al-Mughni 3/443)


>> Yang lebih utama sholat di rumah, jika sholatnya sholat jamaah, bukan sholat sendiri

Ini pendapat Ibnu Hazm (Al-Muhalla, 4/197)

Dan ulama Syafiìyah seperti Imam Nawawi (Al-Majmù 4/198)


Kedua pendapat itu dalilnya sama,
Yaitu sabda Nabi:

"Janganlah kamu melarang isteri-isterimu ke masjid dan rumah mereka lebih baik bagi mereka"
(Wa buyutuhunna khair lahunna)
(HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Baihaqi, Thabrani)


Pendapat pertama mengambil keumuman lafal dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka"

(wa buyutuhunna khair lahunna)
Jadi menurut pendapat pertama ini,
Shalat di rumah baik shalat jamaah maupun shalat sendiri,
lebih utama daripada shalat jamaah di masjid


Sedang pendapat kedua,
Tidak memberlakukan hadis itu secara umum

Namun mengkhususkan hanya untuk sholat jamaah,
Bukan sholat munfarid (sendiri)

Imam Nawawi menyatakan:

"Adapun wanita, maka sholat jamaàh mereka dirumah lebih utama [daripada jamaàh di masjid]
Sholat berjamaah wanita lebih utama daripada hadirnya wanita [sholat berjamaàh] di masjid-masjid"
(Imam Nawawi, Al-Majmù Syarah Al-Muhadzdzab 4/197-198)

Wallahu àlam bishshowab




♥♥♥
Referensi :
Senin, 03 Januari 2011
Oleh : Ogy Febry Adlha
http://kata2hikmah0fa.wordpress.com/2011/01/03/1-x-sholat-jama'ah-di-masjid-5-hari-shalat-sendiri/
*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar